Syawalan Desa Boja, Kirab Budaya Nyai Dapu Sepanjang 7 Kilometer

SEMARANG (Asatu.id) – Tradisi sawalan syawalan yang degelar setelah Idul Fitri di Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal digelar dengan meriah yakni kirab budaya arak-arakan Nyai Dapu.

Slamer Riyadi, Kepala Desa Kecamatan Boja menuturkan kirab budaya Nyi Pandansari atau Nyai Dapu sebagai bentuk penghormatan kepada Nyi Pandansari, yang merupakan tokoh penyebar agama Islam di wilayah Boja.

“Kegiatan ini digelar setiap tahunnya yakni hari ketujuh usai Lebaran, dengan kirab budaya mengarak Nyai Dapu sepanjang kurang lebih 7 kilometer Jalan Raya Boja,” ujar Slamet kepada Asatu.id, Kamis (21/6).

Dalam prosesi kirab nyai Dapu diarak dengan menunggang kuda dan diikuti oleh iring-iringan dari jajaran perangkat desa dan juga anak-anak yang mengenakan pakaian prajurit jawa dan juga pakaian daerah.

“Kirab Nyai sudah berlangsung sejak turun-temurun dan jug untuk nguri-nguri budaya jawa serta sejarah dari desa boja, agar anak-anak muda tidak lupa akan sejarah dari daerahnya,” jelas Slamet.

Dalam prosesi kirab ini sendir juga terdapat gunungan hasil bumi yang ikut serta diarak keliling desa Boja, yang nantinya berakhir di makan Nyai Dapu kemudian dilanjut dengan ziarah kubur. (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *