Pemudik Pilih Pulang Lebih Awal untuk Hindari Macet

SEMARANG (Asatu.id) – Pada H+3 Lebaran atau Selasa (19/6) pagi, kendaraan yang melewati Jalan nasional Pantura dari berbagai daerah di Jawa Tengah tampak makin meningkat, baik roda empat maupun kendaraan roda dua yang jumlahnya tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya.

Kendaraan yang umumnya berplat polisi Jakarta, Bandung atau beberapa daerah di Jawa Barat itu melintas untuk kembali ke tempat tinggal setelah para pemudik cuti Lebaran di beberapa daerah.

Peningkatan jumlah kendaraan pemudik itu sudah tampak sejak Minggu (17/6). Mereka sengaja pulang lebih awal untuk menghindari kemacetan di beberapa ruas jalan.

“Saya sengaja pulang lebih awal biar tidak terjebak macet. Lagian kalau sampai Jakarta lebih awal bisa istirahat cukup. Kamis (21/6) sudah harus masuk kantor,” ujar Wawan, yang jadi tenaga PNS di ibukota.

Wawan dan istri serta seorang anaknya yang masih kecil sengaja memilih mudik dengan menggunakan motor karena ingin menikmati perjalanan dengan santai. Jika sudah menempuh beberapa kilometer perjalanan ia beristirahat, baik di warung, masjid, atau di posko mudik yang banyak berdiri di pinggir jalan.

Pada malam sampai dinihari, kepadatan kendaraan pemudik di jalan nasional bertambah dan didominasi oleh bus malam dan mobil pribadi.

Namun arus balik terpantau cukup lancar karena truk bertonase berat masih dilarang melintas selama arus mudik dan balik Lebaran ini. Kelancaran arus juga disebabkan difungsikannya tol di beberapa wilayah di Jawa Tengah. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *