Basuki Merasa Terbantu dengan Mudik Gratis

SEMARANG (Asatu.id) – Muhammad Toifur, pria Salatiga, mengaku sangat senang dengan program Mudik Gratis yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Sudah dua kali Toifur mengikuti mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemprov. Jawa Tengah bersama pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Tengah serta Bank Jateng.

Dia merasa senang dan cukup terbantu dengan adanya program mudik gratis itu. Ia berharap bisa mengikuti mudik gratis tersebut di tahun depan.

Ditanya soal persyaratan dalam mengikuti mudik gratis tersebut, ia mengaku syaratnya muda dan tidak  rumit.

“Syarat daftarnya mudah, cukup bawa KK dan KTP. Busnya juga enak dan fasilitasnya bagus. Saya harap tahun depan bisa lebih baik lagi,” kemarin.

Pemudik lain, Basuki, juga menyatakan hal yang sama. Dirinya mengaku, mudik gratis tersebut sangat membantu dirinya yang merupakan difabel. Dia mengaku telah mengikuti mudik gratis itu sejak 2007.

“Saya sudah berkali-kali ikut, saya harap ada petugas khusus untuk mendampingi warga difabel. Seperti saya tuna netra, untuk cari busnya kan saya tidak tahu, turun di sebelah mana kan juga tidak tahu,” tukasnya. (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *