Dilarang untuk Mudik, Banyak Mobil Dinas Diparkir

SEMARANG (Asatu.id) – Adanya larangan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) soal penggunaan kendaraan atau mobil dinas untuk mudik Lebaran 2018, tampaknya dipatuhi para pejabat dan jajaran Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Di halaman depan dan belakang Gedung DPRD Jateng dan gubernuran berjajar mobil plat merah yang diparkir sejak akhir pekan kemarin. Pemandangan yang sama juga tampak di komplem Balai Kota Semarang dan beberapa kantor lainnya.

Larangan Menpan RB yang disampaikan melalui surat edaran itu, merevisi pernyataan Menpan RB Asman Abnur sebelumnya yang membolehkan penggunaan mobil dinasuntuk mudik.

“Pimpinan instansi pemerintah agar melarang penggunaan fasilitas dinas, seperti kendaraan dinas untuk kepentingan kegiatan mudik,” kata Asman Abnur dalam Surat Edaran Nomor B/21/M.KT.02/2018 yang terbit Selasa, 5 Juni 2018.

Imbauan yang sama juga pernah dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga antirasuah itu menyebutkan, mobil dinas dilarang digunakan untuk mudik. Imbauan KPK itu juga dipakai Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai pertimbangan untuk menerbitkan larangan.

Tidak ketinggalan, Pemerintah Kota Semarang akhirnya juga melarang penggunaan mobil dinas untuk keperluan mudik pada Lebaran 1439 Hijriah yang mengacu larangan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Tidak boleh mobil dinas digunakan untuk mudik Lebaran. Ini mengacu larangan dari KPK untuk menghindari benturan kepentingan,” kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, beberapa waktu lalu.

Bahkan Hendi, panggilan akrab wali kota mengancam, bagi PNS di lingkup Pemkot Semarang yang tidak mengindahkan larangan itu dan tetap menggunakan mobil dinas untuk mudik, bakal diberikan sanksi. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *