Puncak Mudik, 40.229 Kendaraan Diperkirakan Lewati Gerbang Tol Manyaran

SEMARANG (Asatu.id) – Sebanyak 40.229 kendaraan diperkirakan akan melintas di gerbang tol Manyaran saat puncak arus mudik yang diprediksi akan terjadi pada H-5 Lebaran atau 10 Juni 2018. Jumlah itu berarti mengalami kenaikan sebesar 114 persen dibanding kondisi tahun sebelumnya.

Perkiraan tersebut disampaikan General Manager Jasa Marga Cabang Semarang, Johannes Mancelly. Dengan kondisi seperti itu, menurut Mancelly, pihak Jasa Marga akan melakukan peningkatan kapasitas transaksi, antara lain dengan menambah gardu dan peningkatan aksesibilitas.

“Kami akan menambah gardu. Tahun lalu ada delapan gardu, sekarang jadi 12 gardu. Kami juga meningkatkan aksesibilitas karena gerbang tol Manyaran ada potensi wifing antara yang dari lajur utama dengan Kalipancur, sehingga perlu pelebaran. Sedang dari Kalipancur dibuatkan lajur khusus,” kata Mancelly.

Mancelly juga menyampikan alternatif lainnya, yaitu penutupan on ramp Kalipancur, jika terjadi peningkatan arus lalu lintas ke gerbang Manyaran.

Sementara untuk mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas saat menjelang atau pada puncak mudik, pihak Jasa Marga akan berupaya mengatur dan mengurainya dengan melakukan sejumlah rekayasa.

“Rencana rekayasa sudah kami siapkan bersama instansi terkait. Misalnya dengan peningkatan kapasitas dan aksesibilitas gerbang tol, optimalisasi penggunaan transaksi nontunai, penambahan sarana sistem informasi dan komunikasi serta optimalisasi kapasitas lajur. Semua demi kenyamanan pemudik,” tambah Mancelly. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *