Seru! Disporapar Jateng Bikin Event Mudik Lebaran di Kampung Halaman

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Alamsyah mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai kegiatan menarik untuk memeriahkan bulan suci Ramadan dan Lebaran.

Hal ini dikatakannya saat menghadiri press conference bertajuk “Event Mudik dan Lebaran Jawa Tengah 2018”, di Kensington Meeting Room, Hotel Dafam Semarang, Rabu (6/6).

“Mudik Lebaran kali ini agak berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Kami telah menyiapkan serangkaian kegiatan yang mengundang penonton dalam skala besar,” ujarnya.

Alamsyah menambahkan kegiatan ini bertujuan untuk menghibur para pemudik asal Jawa Tengah yang pulang ke kampung halaman masing-masing.

“Kami membidik 10 kabupaten/kota untuk menggelar acara sebagai ajang berbagi kebahagiaan bersama masyarakat Jawa Tengah pada bulan suci Ramadan dan di hari kemenangan, Idul Fitri,” tandasnya.

Maka dari itu, lanjut dia, 10 daerah yang dijadikan lokasi hiburan segar dan menarik tersebut, antara lain Kabupaten Pekalongan, Grobogan, Rembang, Boyolali, Pati, Klaten, Wonogiri, Banyumas, Sragen dan Kota Semarang.

“Kegiatan tersebut ada juga yang bernuansa budaya untuk menemani para pemudik saat bernostalgia bersama keluarga di kampung halaman. Hal ini merupakan salah satu bentuk nguri-nguri budaya lokal agar tetap hidup,” pungkasnya.

Rangkaian event yang digelat di sepuluh kabupaten/kota  tersebut, yakni Upacara Tradisi Syawalan di Objek Wisata Lingosari, Kabupaten Pekalongan, Gebyar Dangdut Bledug Kuwu, Kabupaten Grobogan, Festival Thong-thong Lek, di Perempatan Rumah Dinas Kapolres Rembang, Gebyar Syawal di Tlatar, Boyolali.

Festival Budaya Tradisi Larung Sesaji, di TPI Sambiroto, Pati dan Festival Kali Suligonggo, Desa Kedung Pancing, Pati, Syawalan Sidoguro di Bukit Sidoguro, Klaten,  Tradisi Peh Cun dan Fesrival Perahu Naga, di Pantai Pasir Kencana, Pekalongan.

Gebyar Gajah Mungkur di Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Lebaran Asyik 2018 di Ndayu Park, Sragen, serta Gelar Seni 2018 di Kampung Wisata Taman Lele dan Objek Wisata Goa Krea, Kota Semarang.

Selain itu, kata Alamsyah, pada perayaan menyambut Ramadan dan Lebaran 2018 juga menggelar hiburan musik dan festival yang mengundang animo masyarakat seperti pesta musik dangdut dan festival perahu naga.

“Untuk itu, kami berharap pertunjukan tersebut bisa menghibur para pemudik di tanah kelahirannya sekaligus menambah rasa kecintaannya terhadap budaya maupun kearifan lokal yang berkembang di setiap daerah,” tukasnya. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *