Hendi Ingatkan Pedagang Jangan Naikkan Harga Berlebihan Jelang Lebaran

SEMARANG (Asatu.id) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengingatkan para pedagang, khususnya kuliner di Kota Semarang tidak menaikkan harga tinggi saat menjelang Lebaran nanti.

Menurutnya, mremo berlebihan akan berdampak buruk bagi pedagang. Sebab biasanya, para pembeli enggan kembali ke tempat itu karena harganya terlalu mahal.

Hal itu diungkapkan Wali Kota yang akrab disapa Hendi, saat mengadakan saresehan bersama para pedagang kaki lima di Kawasan Simpang Lima Semarang.

“Saya ingatkan kepada teman-teman untuk tidak mremo berlebihan saat Lebaran nanti. Sebab hal itu akan berdampak buruk selain pada pedagang sendiri juga kepada Pemkot Semarang,” katanya

Hendi menambahkan para pedagang sering menaikkan harga barang jualannya sampai 100% bahkan 200% selama Lebaran. Hal itu menurut dia sudah biasa ditemukan di berbagai lokasi tidak hanya di Kota Semarang.

“Pedagang boleh saja menaikkan harga dagangannya, asal tidak terlalu berlebihan. Selain itu, kenaikan harga itu harus diberitahukan kepada para konsumen agar tidak kaget,” jelasnya.

Hendi menjelaskan untuk kenaikan harga sebenarnya diperbolehkan saja namun selama masih dalam batas yang wajar, menurutnya tidak akan menjadi masalah.

“Ya boleh naik, tapi jangan tinggi-tinggi. 10% tidak apa-apa, tapi pelanggan diberitahu agar tidak terkejut,” tukasnya. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *