Jelang Ramadhan, Stok Ikan Cukup. Tapi …

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng, Lalu M. Syafriadi menegaskan, bahwa ketersediaan stok ikan, baik ikan air tawar maupun ikan air asin jelang lebaran 2018 di Jawa Tengah tercukupi. Hal tersebut, dikatakannya berkaca pada statistik hasil budidaya ataupun tangkap yang terbilang cukup baik.
“Secara garis besar stok ikan jelang lebaran ini aman. Selain itu ada beberapa faktor yang mempengaruhi. Seperti saat ini yang masih musim tangkap, kemudian diperpanjangnya pemakaian alat tangkap cantrang di Jateng, musim budidaya yang juga cukup baik” ujar Lalu, di kantornya, Kamis (31/5).
Untuk ikan air tawar, Lalu menerangkan, ikan Lele, Nila, Gurame masih menjadi primadona masyarakat di Jateng. Sedangkan untuk air asin, seperti pindang, tongkol juga banyak diminati.
Pun demikian, pihaknya menyatakan, bahwa selain ikan jenis tersebut, jenis olahan ikan Makarel dan Salem juga diprediksi akan sangat dibutuhkan masyarakat di Jateng. Namun, jenis ikan makarel dan salem, lanjutnya, merupakan jenis ikan sub tropis yang tidak ditangkap di perairan Indonesia.
Berkaitan dengan adanya Peraturan Pemerintah no 9 tahun 2018 tentang ijin impor garam dan ikan sedikit mempengaruhi proses impor ikan Makarel dan Salem ke Jateng. Dimana adanya peralihan kewenangan antara kementerian kelautan dan kementerian perdagangan.
“Terkait adanya peralihan kewenangan dari kementerian kelautan ke kementerian perdagangan ini membuat Unit Pengolahan Ikan (UPI) Jateng yang mengajukan ijin impor juga kebingungan,” imbuhnya.
Dengan kondisi tersebut, pihaknya khawatir akan terjadi kelangkaan ikan Salem di Jawa Tengah. “Untuk itu, perlu segera ada kejelasan agar UPI yang mengajukan ijin impor ini tidak mengalami kendala,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *