6.000 Lampion Dilepas Saat Puncak Waisak

MAGELANG (Asatu.id) – Ribuan bikhu serta umat warga masyarakat penganut ajaran Buddha dari berbagai daerah hingga mancanegara menghadiri Perayaan Waisak 2562 BE, Selasa (29/5).

Perayaan Waisak yang digagas oleh Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) setiap tahunnya ini di gelar di pelataran Candi Borobudur. Pada puncak acara Waisak, umat Buddha yang hadir melakukan meditasi dan diakhiri dengan pelepasan lampion ke udara.

“6.000 lampion dilepas dipuncak Hari Raya Waisak, 1 lampion dipegang oleh empat orang dan ditunggu selama kurang lebih 3 menit untuk diterbangkan,” ujar S.Hartati Murdaya, Ketua Umum Walubi, Selasa (29/5).

Prosesi pelepasan ribuan lampion merupakan agenda yang selalu ditunggu-tunggu oleh wisatawan baik wisatawan asing maupun lokal, belum lagi dengan hadirnya ratusan bikhu dari mancanegara.

“Lampion diterbangkan usai para umat Buddha melakukan sembahyang dan meditasi, yaitu pada pukul 21.19.13 tepat pada saat bulan purnama,” jelas Hartati.

Secara simbolis, sejumlah undangan dan tamu penting seperti Menteri Agama, Pengurus Pusat Walubi, Kapolda Jawa Tengah serta para bikhu melepaskan lampion di pelataran Candi Borobudur.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *