Ngabuburit bareng Mahasiswa, Rektor Udinus Bagi-bagi Ilmu Wirausaha

SEMARANG (Asatu.id) – Jika seseorang akan memulai usaha harus menguasai tiga hal penting sebagai dasarnya, yaitu marketing, produksi, dan keuangan. Setelah paham tiga hal dasar tersebut baru menguasai ilmu khusus, seperti inovatif dan kreatif.

Hal itu dilontarkan Rektor Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Prof Edi Noersasongko saat mengisi acara ngabuburit bersama mahasiswa di Masjid Baitul Ilmi Udinus, Jumat (25/5).

Pada acara yang dihadiri para dosen itu juga dibedah buku kewirausahaan yang ditulis Edi Noersasongko dengan judul “Kosong Tapi Berisi”. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah, Amir Machmud NS menjadi pembicara sekaligus pembedah buku tersebut.

”Berwirausaha itu harus cerdas dan dapat memanfaatkan sesuatu yang ada di sekitar. Itu arti dari judul buku saya. Selain itu juga bisa memanfaatkan teknologi, kemudian memaksimalkan penggunaannya,” kata Edi.

Mahasiswa, lanjut Edi, harus mampu menggunakan ilmunya dan menerapkan langkah ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi) dari berbagai usaha yang berkembang pada era teknologi.

Di sisi lain Edi berpesan agar para wirausahawan muda tidak lupa meminta restu kepada orang tua sebagai kekuatan spiritual dalam memulai usaha. Sebab doa yang dipanjatkan orang tua mempunyai kekuatan yang melebihi segalanya, dan nantinya mampu membantu para wirausahawan muda untuk meraih kesuksesan.

Acara dilanjutkan dengan pembagian menu makanan buka puasa di halaman Masjid Baitul Ilmi Udinus Jl Imam Bonjol No. 207 Semarang.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *