Dishub Kaji Sistem Parkir Berlangganan

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang M Khadik mengatakan pihaknya akan segera memberlakukan sistem parkir berlangganan. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan parkir yang semrawut di Kota Semarang.

“Saat ini kami sedang mendata beberapa titik parkir di tepi jalan umum di Kota Semarang. Ada dua kategori titik parkir yakni parkir berizin dan tidak berizin,” ujarnya.

Khadik menambahkan untuk parkir berizin juga dibedakan dua kategori yakni parkir yang masih berlaku izinnya dan parkir yang masa izinnya sudah kadaluarsa.

‘’Pemkot Semarang diminta menata parkir yang ada di Semarang. Untuk itu kami sedang melakukan inventarisasi, hal itu karena sesuai rekomendasi dari Polrestabes Semarang, Tim Saber Pungli,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut dia, saat ini Dishub sedang membuat kajian format yang paling tepat dalam rangka penataan parkir itu.

“Pertama yang akan dilakukan adalah penataan parkir lebih dulu agar semua menjadi baik, baru nanti bicara soal pendapatan asli daerah dari sektor retribusi parkir tepi jalan umum ini,” pungkasnya.

Pihaknya telah melakukan proses pengkajian, dalam waktu dekat akan segera menerapkan sistem parkir berlangganan di tepi jalan umum. (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *