Tak Terpengaruh Gugatan Pedagang, Pasar Kobong Tetap akan Dibongkar

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, pihaknya tidak akan terpengaruh gugatan yang dilayangan oleh sejumlah pedagang ikan basah Pasar Rejomulyo Lama atau Pasar Kobong yang menolak dipindah ke Pasar Rejomulyo Baru.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang telah menang atas upaya banding pedagang Pasar Rejomulyo di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Surabaya, beberapa waktu lalu. Atas kekalahan itu para pedagang melakukan upaya hukum lagi dengan melayangkan gugatan baru.

Gugatan pedagang sudah diserahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Semarang beberapa waktu lalu, dan tercatat dalam nomor register 168/Pdt.G/2018/PN.SMG.

Fajar pun menaggapi enteng gugatan yang dilakukan para pedagang.

“Biar saja. Menurut kami aneh saja. Lha wong aset Pemkot Semarang sendiri kok digugat. Mereka di situ kan nunut tempatnya. Lagian, proses hukum di PT TUN Surabaya (Pemkot Semarang) sudah menang,” kata Fajar.

Menurut Fajar, tugas dan kewenangan Dinas Perdagangan yang dipimpinnya hanya memindah pedagang. Sedang soal pembongkaran itu ranah Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

“Bagi kami pedagang mau menempati atau menolak monggo. Secepatnya akan kami edarkan surat pernyataan. Bila mereka mau segera menempati ya Alhamdulillah. Kalau tidak ya saya berikan ke orang lain yg membutuhkan. Lagi pula saya harus bisa mengejar PAD. Jadi secepatnya akan kami buat surat edaran ke semua pedagang,” tegas Fajar.

27

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan