Prof Dr Fakhruddin: Jangan Jadikan Disrupsi Sebagai Ancaman

SEMARANG (Asatu.id) – Digitalisasi yang terjadi di seluruh dunia membuat persaingan kerja semakin ketat. Era digital atau yang sering disebut era disrupsi juga membuat banyak pekerja tidak bekerja sesuai dengan kompetensi pendidikannya.

Menanggapi hal itu, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Unnes Prof Dr Fakhruddin, Mpd mengimbau kepada seluruh pelajar dan mahasiswa untuk tidak menjadikan era disrupsi sebagai ancaman, Jumat (18/5). “Kita jangan bangga hanya menjadi pemenang dan jangan nyaman dengan posisi saat ini,” ucapnya.

Ia menambahkan, agar mampu bersaing di era disrupsi jangan ragu untuk mengkanibalisasi karya lebih inovatif.

“Jangan ragu mengkanibalisasi karya kita menjadi karya yang lebih inovatif. Banyak karya-karya dari Indonesia yang telah bermanfaat, tapi kurang dikembangkan dengan maksimal,” tambahnya.

Dengan mengembangkan dan membuat karya yang lebih kreatif dan inovatif, ia optimis, Indonesia akan mampu bersaing di era disrupsi dengan negara-negara maju yang lebih menguasai teknologi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *