Pedagang Ikan Pasar Kobong Pasang Listrik tanpa Koordinasi dengan Disdag

SEMARANG (Asatu.id) – Pemkot Semarang lewat Dinas Perdagangan, tetap akan membongkar Pasar Rejomulyo Lama atau Pasar Kobong. Untuk itu, usai Lebaran para pedagang grosir ikan basah diminta segera menempati bangunan baru yang telah disediakan pemerintah.

Mengenai pemutusan jaringan listrik yag belum bisa dilakukan, menurut Kepala Dinas Perdagangan Fajar Purwoto, karena adanya status yang rancu, yaitu pedagang memasang listrik lewat cara berhubungan langsung dengan PLN.

“Tanpa sepengetahuan dinas perdagangan. Itu jeals menyalahi aturan. Dan ternyata para pedagang sudah bekerjasama dengan PLN sejak sebelum saya menjabat (sebagai Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang). Sehingga pihak yang memiliki kewenangan memutus jaringan listrik di Pasar Rejomulyo lama harus PLN,” kata Fajar.

Pemkot Semarang atau dinas perdagangan, pada 3 Mei lalu kembali gagal melakukan pemutusan jaringan listrik di Pasar Kobong. Bahkan pemkot lewat pejabat Sekda Agus Riyanto akhirnya juga memenuhi permintaan pedagang yang minta diberi kelonggaran waktu berjuakan sampai Lebaran.

Saat ini, menurut Fajar, dinas perdagangan, telah melakukan koordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) berkaitan soal lelang aset.

“Kemungkinan nanti dari bidang aset akan melelangkan pembongkaran pasar tersebut. Pembongkaran pasar akan dilakukan di lokasi yang tidak bermasalah,” katanya.

17

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan