Atasi Gangguan PDAM, Farkhan Inisatif Ambil Sumber Air Wilayah Tetangga

SEMARANG (Asatu.id) – Plt Direktur Utama PDAM Kota Semarang, M Farkhan menjelaskan terkait gangguan aliran air PDAM ke rumah warga. Hal ini karena penurunan debit pasokan air baku ke IPA Kudu, Genuk, yang diambil dari Bendung Kletak, Klambu, Kabupaten Grobogan.

“Sekarang ini musim kemarau dan di Bendung Klambu juga sedang ada pembangunan rehabilitasi saluran dari Kementerian PUPR. Sehingga, pasokan air baku ke Kudu juga turun drastis. Dampaknya, produksi air minim,” jelasnya.

Farkhan menambahkan pihaknya telah melakukan beberapa upaya untuk mengatasi kurangnya pasokan air baku tersebut. Upaya ini dilakukan agar ketersediaan air bersih bagi 50.274 pelanggan PDAM di wilayah timur Kota Semarang tetap terpenuhi.

“Di antaranya, mengambil air dari beberapa sungai lain. Di antaranya, Sungai Dombo di Sayung, Demak, dan Sungai Serang di Gubug. Hal itu dilakukan lewat cara memasang pompa air berkapasitas besar ke beberapa sungai tersebut.”ujarnya.

Farkhan menuturkan menurut data, upaya tersebut cukup mampu meningkatkan debit pasokan air baku ke IPA Kudu.

Kalau kemarin, lanjut dia, kapasitas 400 liter per detik banyak pelanggan tidak teraliri, sekarang sudah naik menjadi 530 liter per detik. Ini akan terus bertambah.

Farkhan mengatakan untuk memenuhi kebutuhan air seluruh pelanggan di Semarang Timur, sebenarnya dibutuhkan setidaknya debit 800 liter per detik di IPA Kudu.

“Melihat kondisinya saat ini yang kesulitan mendapatkan pasokan maka harus dilakukan penambahan debit atau pengalihan aliran,” pungkasnya. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *