Kapolda Tegaskan Aparat Kepolisian Terus Siaga dan Waspada

SEMARANG (Asatu.id) – Meski sudah tidak lagi menerapkan status siaga 1, di bulan Ramadhan ini, aparat kepolisian Jawa Tengah sampai saat ini tetap dalam kesiapsiagaan dan kewaspadaan. Hal tersebut disampaikan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono.

Kapolda menambahkan, pihaknya akan melakukan penambahan personel di objek aktivitas masyarakat di simpul transporatsi, seperti bandara, stasiun.

“Yang biasnya tidak terlihat Brimob sekarang kita keluarkan. Memang siaga 1 sudah tidak, tapi kesiapsiagaan tidak boleh berkurang,” ujarnya, Rabu (16/5).

Ia melanjutkan, pengamanan akan terus dilakukan pada saat menjelang berbuka puasa, shalat tarawih, bahkan hingga waktu sholat subuh.

Tak hanya itu, Kapolda juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak lengah. Tetap meningkatkan kepekaaan dan kepedulian terhadap lingkungan tinggalnya, serta jika nantinya menemui hal yang mencurigakan bisa melaporkan kepada pihak berwajib.

“Jika masyarakat menemukan yang mencurigakan dan ada yang bersikap asosial bisa dilaporkan ke kita,” pungkasnya.

Buntut dari aksi teror bom di Surabaya, Jawa Tengah menetapkan status siaga 1, sehingga pengamanan di wilayah perbatasan Jawa Timur, serta simpul aktivitas masyarakat seperti bandara dan stasiun juga diperketat. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *