Potensi Jamu Jateng hingga Warisan Budaya

SEMARANG (Asatu.id) – Jamu Jawa Tengah yang merupakan warisan budaya harus terus dikenalkan oleh generasi penerus agar lestari. Selain itu wacana menjadikan Jamu Jawa Tengah bersinergi dengan wisata Jawa Tengah menjadi jurus andalan memperkenalkan Jamu kepada masyarakat luas.

Hal tersebut menjadi bahan hangat pembicaraan dari acara “Njamu Bareng Bersama Disporapar Jateng” bertema “Meningkatkan Daya Saing Jamu Tradisional”, di Arkenso Parkview, Semarang, Senin Malam (30/4).

Kepala Bidang Pemasaran Disporapar Ida Bagus Ketut Alamsyah mengatakan, jamu memiliki potensi yang sangat luar biasa. Karena jamu merupakan identitas dari suatu daerah yang hanya dimiliki daerah tersebut.

“Selain warisan budaya, jamu juga sebagai identitas bangsa. Setiap daerah berbeda-beda,” ujarnya.

Alamsyah menambahkan, pihaknya terus menggencarkan untuk membranding, mempromosikan Jamu Jateng. Tak main main main, saat ini pun dirinya menyatakan bahwa masih terus mendorong agar jamu Jateng diakui United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) Organization sebagai warisan budaya Jateng.

“Prosesnya saat ini masih di Kementerian. Tapi kita terus dorong itu agar bisa diakui UNESCO,” imbuhnya.

Terkait agar dimasukkan dalam paket wisata, Alamsyah membeberkan, pihaknya telah banyak berkoordinasi dengan dinas terkait dan pihak swasta terkait dalam selalu memasukkan jamu di setiap acara.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian juga agar di setiap even atau acara terdapat stan jamu di situ. Ditambah duta jamu juga ada disitu. Kami juga bicara dengan penyelenggara wisata agar jamu dimasukkan dalam paket wisata,” ucapnya.

Dia menambahkan tahun ini, empat kapal pesiar akan berlabuh di Jateng. Pihaknya berusaha agar nantinya para wisman bisa mengenal dan mencicipi jamu.

“Kita juga akan berusaha nanti agar para wisman ini bisa mengenal jamu dengan mengunjungi pabrik jamu,” tukasnya. (is)

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *