Dinas Perdagangan Segel Kios yang Diiklankan Pemiliknya untuk Dijual

SEMARANG (Asatu.id) – Dinas Perdagangan Kota Semarang menyegel dua unit kios di Pasar Waru yang akan dijual pemiliknya lewat iklan media sosial (Medsos). Dinas Perdagangan berdalih bahwa kios pasar adalah aset milik Pemerintah Kota Semarang yang dilarang keras disewakan apalagi diperjualbelikan.

‘’Itu kelakuan yang tidak benar. Awalnya pedagang itu minta kios tapi malah dijual. Kios itu sekarang sudah kami segel,’’ kata Kepala Dinas Perdagangan Fajar Purwoto, Selasa (24/4).

Sebelumnya lewat medsos, seorang pemilik kios di Pasar Waru diketahui menawarkan dua unit kiosnya yang dijadikan satu, per unit ukuran 1,5 x 1,5 meter, seharga Rp 21 juta. Harga itu bisa lebih murah jadi Rp18 juta jika tanpa rolling dor. Iklan tersebut juga disertai nomer telpon yang bisa dihubungi.

Menurut Fajar, pihaknya sudah langsung menyegel kios tersebut begitu ada informasi dijual. Pemilik kios juga sudah diminta membuat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan. Bahkan pernyataan tersebut juga telah ditempel di kios milik pedagang tersebut.

Fajar juga menegaskan dalam jual beli kios tersebut sudah dicek tidak ada keterlibatan orang dalam (pegawai dinas). Karena sebelumnya sudah diberitahukan bahwa keterlibatan dalam praktik jual beli yang dilarang akan berhubungan dengan hukum.

‘’Tidak ada keterlibatan orang dalam, jadi insya Allah selama kepemimpinan saya temen-temen clear, ndak ada masalah semua, karena akan berhubungan dengan hukum,’’ tegasnya.

Fajar meminta pedagang yang sudah diberi kios untuk menempati kiosnya. Jika tidak sanggup apalagi dijual maka selamanya tidak akan diberikan kios lagi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *