Pemprov Buat Tim untuk Rumuskan Bantuan Keturunan RA Kartini

SEMARANG (asatu.id) – Kemeriahan peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April nampaknya belum dirasakan sepenuhnya oleh keturunan RA Kartini. Dimana saat ini, keturunan salah satu pahlawan Indonesia itu masih jauh dari kata sejahtera.

Bupati Jepara Ahmad Marzuki menjelaskan, cucu RA Kartini, Boedi Soesalit memiliki 5 anak yakni,  Kartini, Kartono, Rukmini, Samimun, dan Rachmat. Setelah Boedi Soesalit meninggal dunia, Sri Bidjatini, istri Boedi Soesalit  bersama lima anaknya yang merupakan cicit pejuang wanita Indonesia, masih hidup dalam keprihatinan.

“Yang pertama, Kartini, yang bisa dibilang lumayan, sedangkan Kartono mengojek, demikian pula Samimun juga jadi tukang ojek. Sementara Rukmini telah ditinggal suaminya yang bunuh diri akibat terlilit ekonomi, dan Racmat yang menderita autis sudah meninggal,” ujar Ahmad Marzuki saat memberi sambutan pada Resepsi Peringatan Hari Kartini ke-39 Tahun di Pendapa Kabupaten Jepara, Sabtu (21/4).

Bupati pun berharap pemerintah bisa memperhatikan terhadap keadaan keturunan pahlawan bangsa tersebut. Ia menerangkan, sebetulnya Pemkab Jepara sudah beberapa kali menghubungi Kementerian Pendidikan dan PUPR dan Menteri Pendidikan untuk membantu dalam hunian yang layak serta bantuan pendidikan.

“Namun hingga kini, pengajuan bantuan tidak ada tanggapan dan realisasi. Ketika Anies Baswedan dan beberapa menteri berkunjung ke Jepara, juga pernah berjanji akan memberikan beasiswa bagi keturunan RA Kartini. Tetapi sekarang menterinya malah sudah ganti,” imbuhnya.

Mendengar keluhan tersebut, Plt Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko menegaskan, dirinya akan membentuk tim kecil yang terdiri dari Asisten Pemerintahan dan Biro Kesra Setda Jateng, SKPD terkait, serta Pemkab Jepara untuk bersama sama memikirkan langkah-langkah dalam upaya membantu keturunan RA Kartini saat ini.

“Jadi nanti tak hanya bantuan pendidikan berupa beasiswa dan tempat tinggal, tapi juga bantuan berkelanjutan lainnya, paling tidak bantuan tahunan yang diserahkan setiap tahun atau pada peringatan Hari Kartini,” ucapnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *