UIN Walisongo-STAIN Kediri Kerja Sama Pengembangan Pascasarjana

SEMARANG (Asatu.id) Sebanyak 140 mahasiswa dan 15 dosen pendamping STAIN Kediri melakukan kunjungan ke UIN Walisongo Semarang.

Nur Ahid Direktur, Direktur Pascasarjana STAIN Kediri mengungkapkan tujuannya datang beserta rombongan ke UIN Walisongo Semarang untuk studi komparatif pengelolaan dan pengembangan pascasarjana serta penandatanganan MoU tentang peningkatan mutu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta pengembangan sumber daya manusia.

“Terimakasih atas segala sambutan serta terjalinnya hubungan yang baik antara UIN walisongo Semarang dengan STAIN Kediri, semoga silaturrohim yang baik ini terus terjaga dan harapannya akan membuat kedua instansi ini lebih maju kedepannya,” ungkap Nur Ahid, Rabu (18/4).

Sementara itu Rektor UIN Walisongo Musahadi menjelaskan UIN Walisongo memiliki delapan fakultas. Dulu, lanjut dia, sewaktu masih IAIN Walisongo hanya mempunyai empat fakultas, yaitu Fakultas Syariah, Dakwah, Tarbiyah dan Ushuludin ditambah satu fakultas lagi Fakultas Ekonomi & Bisnis Islam (FEBI).

“Dalam rangka perkembangannya menjadi UIN Walisongo ditambah 3 fakultas lagi yang pertama fakultas sains & Teknologi, kedua Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik dan yang ketiga Fakultas Psikologi dan Kesehatan,” ujar Musahadi.

Melalui SPAN PTKIN jumlah pendaftar mahasiswa yang mendaftar di UIN Walisongo sejumlah 24.566 mahasiswa, namun pihaknya hanya mengambil kuota 2.427 mahasiswa.

“Untuk memberikan pelayanan terhadap mahasiswa baru di UIN Walisongo dalam waktu dekat ini insya allah di tahun 2018, UIN Walisongo akan meningkatkan Sarana Prasarana gedung, dalam waktu dekat akan dibangunkan 8 gedung di kampus 3 UIN Walisongo, pembangunan ini berkat bantuan ISDB Project.” pungkas Musahadi. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *