Ini Solusi Kurangi Kemacetan di Kota Semarang

SEMARANG (Asatu.id) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyampaikan terkait program infrastruktur mengenai solusi persoalan kemacetan yang terjadi di beberapa wilayah di Kota Semarang.

Persoalan ini sudah disampaikan kepada Direktur Jenderal Bina Marga  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Arie Setiadi Moerwanto saat kunjungannya ke Balai Kota Semarang.

“Saya sudah sampaikan tentang problem kemacetan paling vital, yakni di Simpang Lima. Kemarin, sudah cerita Pak Dirjen, kami lagi buat DED (detail engineering design),” katanya.

Sejumlah program tersebut, di antaranya jalur Semarang Outer Ring Road (SORR) untuk mengurai kemacetan di perbatasan Kendal hingga Jrakah, dan pembangunan underpass di Simpang Lima Semarang yang merupakan ikon Kota Semarang.

“Kemungkinan, solusi terbaiknya buat `underpass` di bawah Lapangan Simpang Lima. nanti kalau DED sudah jadi supaya segera ada tim yang ke Jakarta melakukan kajian bersama,” katanya.

Untuk pengkajian dan paparan terkait rencana pembangunan underpass di Simpang lima, Hendi menargetkan segera dilakukan, yakni pada Juni-Juli 2018 sehingga pembangunan bisa dilakukan tahun depan atau dua tahun mendatang. (is)

 

 

29

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan