Ini Alasan Walikota Hendi Gandeng Pihak Ketiga Kelola Taman Lele

SEMARANG (Asatu.id) – Kampoeng Wisata Taman Lele di wilayah Kecamatan Ngaliyan akan menjadi salah satu target pengembangan wisata. Pemkot Semarang akan menggandeng PT Indocitra Interwisata yang sudah menyatakan siap berinvestasi untuk pengelolaan tempat wisata seluas dua hektare tersebut.

Wali Kota Hendrar Prihadi menegaskan, Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Indocitra Interwisata telah ditandatangani.

“Nantinya dilanjutkan penandatanganan kontrak baru kemudian pelaksanaan. MoU itu untuk pengembangan dua tempat wisata, Taman Lele dan Hutan Wisata Tinjomoyo,” kata wali kota yang akrab dipanggil Hendi.

Hendi menjelaskan beberapa penyebab dua aset pemkot tersebut dipihakketigakan. Salah satunya karena pendapatan belum optimal. Alasan lain, pengelolaan kurang sesuai harapan, sementara di sisi lain masyarakat butuh pelayanan yang lebih baik.

“Kami butuh pihak swasta yang profesional menangani tempat wisata, seiring dengan usaha Kota Semarang yang sedang mengembangkan bidang itu. Mudah-mudahan tahun depan pembangunan tempat tersebut sudah selesai,” jelasnya.

Pihak ketiga, lanjut Hendi, nantinya akan melakukan penataan ulang dan meng-upgrade pembangunan yang sudah ada agar lebih cantik.

“Misalnya di Taman Lele membangun tempat jogging, panggung, dan taman bunga. Hotel melati yang sudah ada juga akan diupgrade menjadi hotel bintang tiga,” tuturnya. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *