Pelatihan Wartawan untuk Tingkatkan Kompetensi dan Kesejahteraan

SEMARANG (Asatu.id) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sebagai wadah organisasi profesi para jurnalis, berupaya terus meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan anggotanya dengan cara menyelenggarakan beragam pelatihan. Salah satunya pelatihan vokasi kewirausahaan.

“Tujuannya untuk memberikan alternatif bisnis kepada teman-teman wartawan di luar profesinya sebagai pencari berita, sekaligus untuk menyiapkan masa depan atau saat sudah tidak produktif lagi,” kata Sekretaris Jendral PWI Pusat, Hendry CH Bangun, saat memberikan sambutan pada pembukaan Pelatihan Vokasi Kewirausahaan bagi wartawan di Semarang, Kamis (5/4).

Hendri mengakui, seiring kemajuan dan persaingan teknologi media massa, profesi wartawan saat ini kadang mengalami ketidakpastian, baik dari segi materi maupun kepastian hidup.

“Itu sebabnya PWI melakukan berbagai terobosan dalam upaya meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan demi ketenangan teman-teman wartawan. Harus kita akui, sekarang ini profesi wartawan kadang-kadang tidak aman dari segi materi dan tidak memberi kepastian hidup,” kata Hendri.

Selama dua hari, Kamis dan Jumat (5-6/4), PWI Pusat dan PWI Jawa Tengah menggandeng Bank Mandiri untuk memberikan pelatihan vokasi kewirausahaan kepada anggota, dengan mengundang beberapa pakar usaha dan enterpreneur.

“PWI akan terus menambah pelatihan sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan wartawan. Dengan memiliki alternatif bisnis, para jurnalistik bisa menjalankan profesinya dengan tenang karena ada income di luar pekerjaan rutinnya,” tambah Hendri.

Sebagai bukti adanya sinergitas, Hendry CH Bangun mewakili Plt Ketua Umum PWI Sasongko Tedjo menyerahkan plakat kepada Vice Presiden Region VII PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Aexander J Pati. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *