BPK2L Libatkan Ahli Sejarah Belanda Inventarisir Detil Bangunan Kota Lama

SEMARANG (Asatu.id) – Ketua Badan Pengelolaan Kawasan Kota Lama (BPK2L) Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu memerintahkan kepada pengurus BPK2L Semarang dalam penyusunan dokumen sejarah Kawasan Kota Lama, untuk menginventarisir secara detil bangunan yang bersejarah.

“Kami melibatkan berbagai pihak untuk menyusun dokumen sejarah Kawasan Kota Lama ini yang masuk dalam beberapa tim selain BP2KL Semarang,” katanya.

Tidak hanya itu saja, lanjut dia, penyusunan juga dibantu Unesco dan beberapa ahli sejarah dari negara lain. Tidak bisa seketika selesai, jadi ini harus melibatkan tim ahli yang lain dalam proses pengumpulan dokumen ini.

“Unesco kan kemarin sudah FGD, ini lebih memperluas lagi, membantu kita. Sekitar bulan Mei nanti akan diadakan seminar lagi oleh Unesco di Kota Lama, ada tim dari Belanda juga,” jelasnya.

Terkait pembangunan infrastruktur yang terdiri dari jalan dan sistem drainase, saat ini masih dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pembangunan tersebut bakal rampung akhir Desember 2018 nanti.

“Hanya saja, proses pembebasan Kawasan Kota Lama dari gangguan berbagai kabel seperti kabel listrik, kabel telepon dan lainnnya memang sempat menghadapi kendala,” ungkapnya.

Sebab, lanjut dia, pengerjaan pemasangan ducting dilakukan secara hati-hati agar tidak merusak originalitas dan situs-situs yang memiliki makna sejarah.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *