Hari ini Sosialisasi Pembagian Lapak Sementara Pedagang Pasar Wonodri

SEMARANG (Asatu.id) – Dinas Perdagangan Kota Semarang, Senin (26/3) siang ini, mengumpulkan pedagang Pasar Wonodri Lama dalam rangka sosialisasi pembagian lapak sementara. Para pedagang yang selama ini berjualan di dalam pasar untuk sementara akan dipindah ke luar, karena pasar akan segera dibangun. Mereka direlokasi ke Jalan Wonodri Baru yang terletak di depan pasar.

Dipilihnya Jalan Wonodri Baru Raya untuk penempatan sementara para pedagang, karena dianggap sebagai lokasi terdekat dan paling memungkinkan. Mereka akan ditempatkan di shelter-shelter yang sudah didirikan Pemkot lewat Dinas Perdagangan, sambil menunggu selesainya pembangunan Pasar Wonodri Baru.

Dengan didirikannya shelter itu menyebabkan kondisi jalan hanya menyisakan lebar lima meter saja. Dengan kondisi seperti itu, kemungkinan besar jalan akan ditutup jika sedang ada aktivitas pedagang, terutama pada pagi hari.

Karmin, salah satu pedagang mengatakan, bila jalan jadi ditutup maka pengendara yang hendak melintas ke Jalan MT Haryono dari arah RS Roemani bisa melewati Jalan Sriwijaya melalui Jalan Wonodri Joho. Jika tidak, mereka dapat langsung lewat Jalan Wonodri Krajan 3.

Shelter-nya hampir memenuhi Jalan Wonodri Baru Raya. Namun ini Pasar Krempyeng, yakni pasar yang hanya buka dari pagi hingga sebelum Dzuhur saja. Jadi setelah itu, jalan akan kembali dibuka,” kata Karmin.

Pasar Wonodri Lama dianggap sudah tidak layak sebagai aktivitas jual beli ratusan pedagang. Untuk itu pemkot akan segera memulai pembangunan Pasar Wonodri Baru. Untuk memperlancar proses pembangunan, para pedagang untuk sementara dipindah ke luar dan menempati shelter-shelter yang sudah dibangun pemkot lewat Dinas Perdagangan. (is)

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *