Pentas Wayang Anak Nelayan Tambak Rejo

SEMARANG (Asatu.id) – Malam puncak acara Banyu Pitu dalam peringatan Hari Air Sedunia yang digelar di Kampung Tambak Rejo RT .5 RW. 16 Tanjung Mas, Semarang Utara disambut meriah warga setempat, Rabu (21/3) malam.

Sejumlah rangkaian pertunjukan diadakan seperti pementasan wayang alang-alang dan wayang binatang oleh tujuh anak warga Kampung Tambak Rejo. Mereka nampak antusias unjuk kemampuan bak dalang profesional yang mendalami lakon masing-masing peran.

Diceritakan tujuh karakter dalam simbol wayang alang-alang dan binatang yang berkeluh kesah tentang banjir yang melanda di kampung mereka, membuat mereka tak bisa sekolah terlebih orang tua mereka juga tak bisa bekerja. Banjir terlalu lama menggenang sehingga aktivitas warga lumpuh.

“Itu adalah ulah manusia sendiri. Mereka menggunduli hutan secara sengaja, dan membuang sampah sembarangan,” teriak salah satu anak memainkan wayangnya.

Tak lama berselang, satu anak lagi, dengan membawa wayang harimau, sebagai raja hutan berteriak memperingati dan menyerang siapa saja yang berusaha merusak hutan tidak peduli kepada lingkungan.

Kemudian di akhir pementasan, mereka melantunkan tembang Jowo  Lil Ilir, Gundul-Gundul Pacul dan Nenek Moyangku Seorang Pelaut sembari membentuk lingkaran.

Pembimbing Wayang, Widyo Babahe Leksono sekaligus seniman Guyub TBRS mengungkapkan pertunjukan wayang anak ini digelar untuk mengenalkan budaya Jawa dan kesenian sejak dini kepada anak-anak di tengah konflik penggusuran kampung mereka.

“Anak-anak bisa belajar budaya Jawa melalui wayang dan berlatih menjadi seniman cilik di kampungnya, untuk itu perlu ditumbuhkan minat dan rasa percaya diri mereka,”tukasnya

Selain pementasan wayang kolaborasi anak-anak warga Tambak Rejo, juga ada pertunjukan musik Jawingsun, Monolog dari Teater Getar, dan Aksi Tetarikal dari Teater Emper Kampus (EMKA).

Helatan di Kampung Tambakrejo itu, digelar sejak sore hari. Sore, masyarakat bersama-sama melakukan aksi budaya bernama ‘Banyu Pitu’. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *