Media Harus Patuhi Rambu

SEMARANG (Asatu.id) – Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jateng Budi Setyo Purnomo MKom mengatakan, media harus mematuhi  rambu-rambu dan aturan yang menjadi kebijakan dalam dunia pers maupun penyiaran. Sebab, muaranya berpengaruh pada tayangan maupun informasi yang disampaikan.

Menurutnya, saat ini memang aktivitas jurnalistik di Tanah Air makin berkembang seiring dengan kemajuan teknologi digital. Namun, hal itu harus disikapi pula dengan bijaksana oleh pelaku media massa.

Pasalnya, tak sedikit tayangan yang kadang-kadang tidak mendidik karena spontan. ”Harus dipatuhi rambu-rambu dan aturan yang menjadi kebijakan dalam dunia pers maupun penyiaran. Muaranya berpengaruh pada tayangan maupun informasi yang disampaikan,” katanya, Kamis (22/3), dalam talkshow yang diselenggarakan PWI Jateng bekerja sama dengan Unissula dan RRI, di kampus Unissula, Jalan Kaligawe.

Hadir juga dalam kesempatan ini, Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS dan Dosen Undip, Dr Turnomo Rahardjo. Menurut Turnomo, meskipun perkembangan teknologi maju pesat, namun tetap harus dipegang tiga prinsip untuk media, yakni kebenaran, verifikasi, dan akuntabilitas.

“Hal ini juga mencakup pemberitaan, harus memenuhi syarat tersebut. Persoalannya kini bahkan muncul pemberitaan yang sebenarnya iklan atau saya menyebutnya sebagai native advertising. Ini menjadi salah satu realita media dewasa ini,” jelasnya. (is)

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *