KPU Kota Semarang Pasang APK Dua Paslon

SEMARANG (Asatu.id) – Sejumlah alat peraga kampanye (APK) kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur jawa tengan dipasang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang. Dalam pemasangannya,  APK kedua paslon ditempatkan di 10 titik keramaian di Kota Semarang.

Ketua KPU Kota Semarang Henry Wahyono mengatakan, sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), setiap paslon mendapatkan masing-masing 5 titik pemasangan  APK berbentuk baliho besar.

“Kami memasang APK ini serentak di 10 titik, Selain  dua titik di delta bundaran kalibanteng ini, kemudain di Jl Sugiyopranoto depan Palang Merah Indonesia (PMI), Statiun Tawang, Jl Citarum, Jl Gajahmada depan MAsjid Baiturohman Simpanglima, Jl Menteri Supeno, di Jolotundo daerah Gayam Sari, di SPBU Ketileng, di Srondol depan ADA swalayan,” ujarnya, saat melihat langsung pemasangan APK, di Bundaran Kalibanteng, Rabu sore (21/3).

Henry menambahkan, KPU Kota Semarang telah mencapai kesepakatan dengan para Timses kedua paslon agar dalam pemasangan APKtersebut terbagi menjadi dua periode. Dimana dalam pertengahan masa kampanye yang terhitung mulai hari ini, Rabu (21/3), akan dilakukan switch (pemasangan berganti tempat) pemasangan APK.

“Contohnya ini, kan untuk APK Pak Dirman menghadap fly over dan Pak Ganjar menghadap bandara. Di pertengahan masa kampanye akan ditukar posisi, APK Pak Dirman menghadap bandara, APK Pak Ganjar menghadap ke fly over. begitupun APk di titik yang lain, juga akan dilakukan pemindahan posisi,” imbuhnya.

Dirinya menambahkan, teknis pemasangan APK di Pilgub Jateng 2018 ini mengacu pada pemasangan APK masa kampanye Pilwakot 2015 kemarin. Teknisnya menggunakan tiga periode pemasangan lantaran memiliki tiga paslon. “Ini modelnya sama dengan Pilwakot lalu, yang di Pilwakot kemarin ada tiga paslon dan 15 titik dibagi 3 periode,” ucapnya.

Saat ini, Henry menyebutkan bahwa KPU Kota Semarang juga masih menunggu APK lainnya, seperti umbul-umbul, spanduk dari KPU Jateng.

“Nanti ada umbul-umbul ada 40 titk di setiap kecamatan, spanduk dua titik di setiap kelurahan. Ini harus segera terpasang juga di seluruh titik. Jadi jika ada pencopotan APK yang selain dari KPU, ini sudah ada gantinya,” tukasnya. (is)

 

 

 

22

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan