Pesilat Cilik Unjuk Gigi di ”Ormas Expo” 2018

SEMARANG (asatu.id) – Sejumlah pesilat cilik dari perguruan PERSINAS ASAD menampilkan seni beladiri silat dalam acara “Ormas Expo 2018” di DP Mal , Jalan. Pemuda No. 150, Sekayu, Semarang.

Dengan kecakapan dan kelincahnya, para pendekar silat cilik memamerkan jurus-jurus silatnya. Alhasil, penampilan mereka pun menarik perhatian para pengunjung untuk melihat aksi mereka.

Riuhan tepuk tangan pun beberapa kali terdengar saat pesilat-pesilat cilik tersebut memperaktekan gerakan jurus silat yang seragam, kompak dan terlihat sulit dilakukan. Seperti gerakan meninju, menendang, dan berguling.

Tidak mau ketinggalan, Banyak para pengunjung pun mengambil handphone dari saku mereka dan mengabadikan pesilat-pesilat tersebut beraksi dengan mengambil beberapa jepretan foto.

Pelatih PERSINAS ASAD Kota Semarang Arifian Tri Kurniawan mengatakan, beberapa gerakan jurus yang ditampilkan anak didiknya antara lain, Seni jurus tunggal dan seni jurus berpasangan.

”Tadi penampilan seni jurus baku IPSI, yang terdiri dari 100 gerakan, lalu dilanjut seni jurus PERSINAS ASAD, dan seni jurus ganda berpasangan,” ujarnya usai mendampingi anak anaknya, Sabtu (17/3).

Ditanya menyoal pencak silat di Kota Semarang, pihaknya mengaku bakat-bakat pesilat Kota Semarang sangat potensial untuk berprestasi. Untuk itu, dirinya berharap dengan menampilkan seni pencak silat di even-even seperti “Ormas Expo 2018” bisa semakin lebih mengenalkan pencak silat di kalangan masyarakat luas.

“Kalau dari PERSINAS ASAD sendiri, bibit-bibit atlit pencak silat banyak, namun bibit-bibit ini kan perlu dukungan dari orang tuanya yang terpenting,” imbuhnya.

Alfian,salah satu pesilat cilik yang pernah menjadi juara POPDA Kota Semarang itu mengaku, sudah mempelajari silat dari kecil. Dirinya berharap bisa terus menorehkan prestasi di cabang pencak silat.

Adapun sebelumnya diberitakan, acara “Ormas Expo 2018” yang dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu tersebut merupakan kegiatan, yang mana setiap ormas dapat menyiapkan dan menunjukan karya dan binaan mereka terhadap masyarakat dalam bentuk gambar ,video dan juga produk-produk yang sudah dihasilkan. Tujuan diadakan ORMAS EXPO 2018 adalah untuk mengajak teman-teman ormas dan LSM agar dapat berkarya nyata mendampingi masyarakat.

Ketua Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) Juma`i menambahkan, dengan adanya “Ormas Expo 2018” bisa mengenalkan ormas-ormas di Semarang kepada masyarakat luas. Dimana selama ini belum semua ormas terlihat aktivitasnya dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat meski sebenarnya mereka sudah terjun ke lapangan dengan programnya.

”Kan masih banyak kegiatan-kegiatan yang dilakukan ormas dan LSM selama ini belum banyak terekspose, sehingga diperlukan semacam pameran untuk lebih dikenal oleh masyarakat,” tukasnya.

Adapun pelaksanaan “Ormas Expo 2018” berlangsung mulai 15-18 Maret 2018.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *