Tiongkok Pemasok Barang Impor Terbesar di Jateng

SEMARANG (Asatu.id) – Tiongkok masih menjadi negara pemasok barang impor terbesar di jawa tengah. Nilai impor dari tiongkok februari 2018 mencapai USD 316,57 juta. Turun USD 38,06 juta dari impor Januari 2018 , yakni USD 354,62 juta, dengan pangsa pasar pasar sebesar 30,64 persen terhadap total impor Jateng periode Januari-Februari 2018.

Kepala Bidang Statistik, Badan Pusat Statistik Jateng, Sri Herawati, mengatakan, Arab Saudi jadi negara kedua  dengan nilai impor Februari 2018 mencapai USD 257,63 juta. Naik USD 136,86 juta dari Januari 2018 yang sebesar USD 120,76 juta.

“Disusul nigeria urutan ketiga dengan nilai impor USD 118,07 juta, naik USD 24,68 juta dari impor bulan januari 2018 yakni USD 93,39 juta. kontribusi dari negara tersebut menyumbang 57,36 terhadap impor Jateng periode Januari-Februari 2018,” ujarnya, Jumat (16/3).

Ia melanjutkan, impor Jateng dari kawasan ASEAN di Februari 2018 mencapai USD 64,27 juta. Mengalami penurunan USD 70,98 juta dari impor Januari 2018, yakni USD 135,25 juta. Penurunan impor dari kawasan ASEAN karena turunnya impor dari Singapura sebesar USD 43,29 juta.

“Kontribusi impor dari kawasan ASEAN terhdap total impor Jateng periode Januari-Februari 2018 mencapai 9,11 persen,” imbuhnya.

Sementara itu, impor Jateng dari kawasan Uni Eropa di Februari 2018 tercatat USD 43,42 juta, naik USD 1,20 juta dari impor Januari 2018 (USD 42,22). Kenaikan impor disebabkan oleh naiknya impor dari Jerman sebesar USD 26,45 juta.

”Ïmpor Jateng dari kawasan negara utama lainnya menyumbang peranan sebesar 69,40 persen terhadap total impor Jateng bulan februari mencapai USD 823,87 juta, naik USD 127,71 juta dari impor Januari 2018 (USD 696,16),” tukasnya. (is)

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *