Kurangi Beban Pelaku Usaha, PPh UKM Diturunkan

SEMARANG (Asatu.id) Beban tarif pajak satu persen akan berkurang. Hal ini diungkapkan Bramantyo Setyo, Direktur Utama Lembaga Pengelola Daba Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM).

Ia menilai langkah pemerintah pusat yang menurunkan pajak bagi pelaku UKM akan memacu pergerakan ekonomi nasional.

“Dengan turunnya PPh UKM, akan mengurangi beban pelaku usaha yang dulunya dikenakan tarif pajak satu persen,” ujar Braman usai menghadiri kegiatan Temu Konsultasi “Peningkatan Produktivitas Koperasi di Sektor Riil”, Jumat (16/3).

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi momentum baik bagi LPDB untuk semakin semangat membuka akses pembiayaan atau peminjaman kepada pelaku usaha di seluruh Indonesia. Yakni dengan cara membangun sinergitas bersama stakeholder terkait seperti Dinas Koperasi Provinsi atau Lembaga Penjaminan yang ada di pusat maupun daerah.

Pada 2018, target penyaluran dana bergulir LPDB untuk Koperasi dan UMKM adalah sebesar Rp 1,2 triliun. Pelaksanaannya dilakukan melalui dua skema, yaitu pola konvensional dengan porsi sebesar Rp 750 miliar dan pola syariah sebesar Rp 450 miliar.

Selain itu, LPDB juga memiliki memiliki suku bunga yang sangat rendah. Untuk simpan pinjam dikenakan bunga tujuh persen, sektor riil lima persen, dan program Nawacita 4,5 persen. “Dengan bunga rendah dari LPDB, pelaku UKM bisa lebih bergeliat lagi,” pungkas Bramantyo. (is)

 

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *