DPRD Jateng Dorong Pengalihan Status Jalan Kabupaten

SEMARANG (Asatu.id) – Anggota Komisi D DPRD Jateng Muhammad Ngainirichadl mendorong adanya pengalihan status jalan bagi ruas jalan kabupaten menajdi jalan provinsi. Hal tersebut lantaran ada beberapa jalan kabupaten yang berhimpitan dengan jalan provinsi yang masih menjadi penghubung vital antar kota atau provinsi di Jateng.

“Seperti contoh, jalan di Suruh, Karanggede. Kira -kira jalannya 4 kilometer, kondisinya sempit dan rusak. Tapi banyak masyarakat yang mau ke Sragen dari Semarang menggunakan jalan tersebut. Nah ini yang kita dorong untuk adanya alih status dari jalan kabupaten menjadi jalan provinsi,” ujarnya, Senin (5/3).

Dia menambahkan, pemeliharaan jalan juga sangat penting dilakukan, mengingat beberapa bulan kedepan sudah Idul Fitri 2018.

“Contohnya ruas jalan Cangkiran-Boja-Singorojo karena tidak ada bahu jalan jadi longsor, itu harus diperhatikan. Brebes juga ada, Badungsari-Salem. Juga, Sumowono-Kaloran, jangan sampe kondisi seperti itu dibiarkan. Di ruas tertentu memang ada yang rawan longsor. Dengan kondisi tersebut, pemeliharaan menjadi tantangan tersendiri, baik karena bencana alam, karena perilaku pemakai, maupun karena usia,” ujar politikus PPP tersebut.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (Pubinmarcipka) Jateng Hanung Triyono menjelaskan, pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan jelang Hari Raya Lebaran 2018 nanti, seluruh ruas jalan di prosinsi ini akan tak berlubang lagi.

Hanung menerangkan, saat ini pihaknya sedang mengebut perbaikan sejumlah jalan di beberapa daerah, mulai Brebes, Pantura, lingkar selatan. Dirinya menargetkan pada April atau saat Lebaran tiba, semua ruas jalan provinsi Jateng sudah akan mulus.

“Pekerjaan betonisasi sepanjang 567,6 kilometer. Selain itu, telah ada oberlay serta pelebaran sepanjang 1001,6 kilometer. Sehingga total 1570 kilometer jalan provinsi telah ditingkatkan. Panjangnya senilai 65 persen dari total jalan provinsi yang jadi target RPJMD,” paparnya.

Seperti diketahui, 88,2% jalan provinsi dalam kondisi baik. Total jalan yang belum dikerjakan pemprov sepanjang 833 kilometer jalan provinsi akan digenjot melalui APBD 2018. Target RPJMD 2018 ini, yakni sebesar 89,6% jalan provinsi dalam kondisi baik. (is)

 

 

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *