Banjir Genuk, Lima Kelurahan Masih Terendam

SEMARANG (Asatu.id) – Sembilan kelurahan dari 13 kelurahan yang ada di Kecamatan Genuk, sejauh ini masih terdampak banjir. Bahkan lima kelurahan di antaranya masuk kategori parah dan hingga kini masih terendam air.

Camat Genuk, Ali Muchtar mengungkapkan, lima kelurahan yang tergolong parah yaitu Muktiharjo Lor, Trimulyo, Terboyo Wetan, Genuksari dan Gebangsari. Ketinggian banjir yang merendam wilayah tersebut ada yang sampai di atas lutut orang dewasa.

“Dari lima kelurahan yang masih terendam, ada sekitar 4.500 warga yang terdampak. Kantor kecamatan saja masih kebanjiran kok. Kelurahan lain seperti Banjardowo dan Karangroto juga terdampak tapi tidak bertahan lama,” kata Ali Muchtar, Senin (26/2).

Kondisi itu menjadikan warga di beberapa wilayah kelurahan kesulitan untuk beraktivitas. Mereka hanya mengandalkan bantuan dari pihak luar. Beruntung, beberapa pihak sudah menyalurkan bantuan.

“Bantuan yang mendesak saat ini yaitu sembako dan pengobatan. Karena warga banyak yang kesulitan bekerja dan mereka sudah lama terendam banjir sehingga banyak yang terserang penyakit. Sedangkan kebutuhan air bersih, sejauh ini masih bisa tertangani,” ungkapnya.

Pihak RSUD Kota Semarang dan beberapa Puskesmas juga memberikan bantuan kesehatan. Secara bergantian ada petugas kesehatan yang mendatangi wilayah terdampak banjir untuk memantau maupun memberikan bantuan pengobatan. Sebab beberapa warga ada yang menderita gatal-gatal dan diare.

Camat Ali Muchtar berharap banjir segera kering. Sehingga kehidupan warga bisa berjalan normal lagi. Dan pelayanan di beberapa kelurahan juga bisa jalan lagi. (udins)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *