Kadisdik Jateng: Sekolah Miliki Wewenang Tindak Pelanggaran Siswa

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik)  Jateng Gatot Bambang Hastowo di Semarang menegaskan setiap sekolah memiliki aturan dan tata tertib, termasuk mengambil tindakan tegas atas pelanggaran yang dilakukan siswanya.

“Keputusan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang mengeluarkan dua siswanya sudah sesuai prosedur. Sudah ada tata tertib soal sanksi atas setiap pelanggaran siswa,” kata Gatot Bambang Hastowo di Semarang, Minggu (25/2).

Sebelumnya, pihak SMAN 1 Semarang telah mengeluarkan dua siswa, yakni AN dan AF. Tindakan ini ditempuh pihak sekolah, lantaran kedua siswa itu terlibat  dugaan penganiayaan juniornya saat kegiatan latihan dasar kepemimpinan (LDK). Selain itu, SMA N 1 Semarang juga memberikan sembilan siswa lainnya berupa diskorsing.

Soal hal ini, kata Gatot, Disdik Jateng telag  mengirimkan tim untuk melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus tersebut. Penyelidikan ini termasuk melihat hasil  dan menilai prosedur pelaksanaan LDK yang digelar pihak sekolah.

“Saya juga ikut terjun langsung bersama tim. Kami dalami dsar keputusan SMA N 1 untuk mengeluarkan dua siswanya,” ujarnya.

Dari paparan SMA N 1, Gatot melihat setiap bentuk pelanggaran siswa sudah diberikan skor. Merokok di kelasnya, misalnya, pelanggaran ini diberi skor 10, lalu memukul kawannya diberikan skor 20.

Jika skor pelanggaran yang dilakukan siswa melebihi standar nilai, lanjut Gatot, sekolah memiliki hak untuk mengambil tindakan. “Termasuk mengeluarkan dan mengembalikan siswa kepada orang tuanya,” paparnya.

Gatot mengakui keputusan SMAN 1 Semarang mengeluarkan dua siswa itu ditempuh tanpa koordinasi Disdik Jateng. Kendati demikian, tindakan ini diperbolehkan karena sesuai manajemen berbasis sekolah (MBS).

“Sekolah punya kewenangan mengelola pembelajaran. Tidak harus seizin kepala dinas, namun yang terpenting kebijakan bisa dipertanggung awabkan dan kepala sekolah berani bertanggung jawab,” katanya. (is)

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *