E-SPTPD Diberlakukan Mulai 1 Maret 2018

SEMARANG (Asatu.id) – Layanan pengisian surat pemberitahuan pajak daerah (SPTPD) yang selama ini dilakukan dengan cara manual, mulai 1 Maret 2018 sudah bisa dilakukan dengan sistem online atau elektronik (e-SPTPD). Sejak Jumat (23/2), sistem itu sudah mulai disosialisasikan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang.

Sementara ini e-SPTPD baru diberlakukan bagi wajib pajak dari kalangan hotel, restoran, hiburan dan parkir. Layanan ini dinilai sangat memudahkan wajib pajak. Mereka cukup memasukkan akun dan id untuk masuk dalam sistem pelaporan. Sehingga, nantinya wajib pajak sektor hotel, restoran, hiburan dan parkir, bisa mengisi laporan setiap harinya.

Kabid Pajak Daerah II Bapenda Kota Semarang, Agus Wuryanto menjelaskan, e-SPTPD merupakan teribosan baru Bapenda dalam memberikan pelayanan pelaporan dan pembayaran pajak. Untuk sementara, e-SPTPD memang hanya berlaku bagi wajib pajak hotel, restoran, hiburan dan parkir.

Terobosan ini berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 55 Tahun 2016 tentang tata cara pemungutan pajak daerah. Dalam PP tersebut, disebutkan pelaksanaan e-SPTPD wajib bagi wajib pajak yang melakukan penghitungan sendiri (self  assistmen).

“Sementara sistem ini hanya pelaporan. Nantinya kami kembangkan sampai proses pembayaran. 11 sektor pajak yang ada nantinya juga kami fasilitasi dengan layanan online. Jika pada 1 Maret nanti wajib pajak belum paham juga cara pengisiannya, akan kami lakukan pendampingan,” paparnya.(udins)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *