PKL Barito Menolak Digusur

SEMARANG (Asatu.id) – Penertiban PKL Barito menemui kendala, para pedagang menolak digusur. Mereka menolak dan menghalangi petugas yang akan membongkar dan mengeluarkan barang dagangan dari dalam kios.

Ratusan personel gabungan dari Dinas Perdagangan Kota Semarang, Satpol PP dan aparat kepolisian mendatangi lokasi kios pedagang kaki lima (PKL) Barito di Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang Timur, Rabu (21/2).

Kepala Dinas Perdagangan, Fajar Purwoto kepada Asatu.id menjelaskan sempat terjadi aksi saling dorong antara petugas dengan pedagang, namun hal itu tidak berlangsung lama. Menurutnya, mereka memprotes karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

Menanggapi hal itu, lanjutnya, Dinas Perdagangan sebenarnya sudah memberikan waktu yang cukup kepada pedagang untuk membongkar sendiri kiosnya. Bahkan, Dinas Perdagangan juga sudah memfasilitasi pedagang untuk boyongan ke Pasar Barito Baru.

“Saya tunda sementara dan saya pastikan pada 1 maret mendatang, kami akan datang lagi dan langsung bongkar semua kios PKL di Kelurahan Rejosari,” tegas Fajar. (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *