Pembongkaran Kios Ditunda, Lurah Rejosari Maklum

SEMARANG (Asatu.id) – Rencana pembongkaran kios PKL Barito, Kelurahan Rejosari, gagal dilaksanakan oleh petugas Dinas Perdagangan Kota Semarang, Rabu (21/2).

Para pedagang minta kelonggaran waktu seminggu lagi untuk menyiapkan pindahan ke Pasar Klitikan Penggaron.

Petugas pun memberi kelonggaran waktu seminggu sesuai permintaan para pedagang. Para pedagang pun melanjutkan aktivitasnya berjualan berbagai barang dagangan seperti hari-hari biasanya.

Para petugas dengan seragam kaos warna merah sebenarnya sudah siaga melakukan pembongkaran.

Alasan pedagang minta waktu karena jalan di lokasi Pasar Klithikan Barito Baru, Penggaron terutama kios paling belakang, masih belum maksimal karena belum diratakan.

Lurah Rejosari, Kecamatan Semarang Timur, Rahayuningsih yang dimintai keterangan membenarkan alasan tertundanya pembongkaran kios PKL yang ada di wilayahnya. Pihaknya maklum dan bisa mengerti alasan yang dilontarkan para pedagang.

Meski begitu, lanjut Rahayu, para PKL juga sudah banyak yang mengangkuti barang- barangnya dengan angkutan sendiri.

“Selain banyak yang minta waktu lagi, banyak juga yang dengan kesadarannya mengangkut barang-barang miliknya. Mereka siap pindah sesuai perintah Pemkot,” katanya.(udins)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *