Ida Berkomitmen Permudah Akses Modal UMKM

SEMARANG (asatu.id) – Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah Ida Fauziyah Menegaskan bersama dengan Sudirman Said, dirinya berkomitmen untuk menyusun kebijakan yang lebih pro perempuan dan wong cilik.

“Pastinya kita akan berkomitmen untuk itu,” ujarnya, Selasa (20/2).

Saat berkunjung ke Kelurahan Tingkir Lor, Kota Salatiga, Senin (19/2), Sejumlah pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kelurahan Tingkir Lor, Kota Salatiga berharap, jika Ida terpilih pada Pilgub 2018, bersama Sudirman Said, modal usaha bagi pelaku UMKM bisa didapat dengan mudah.

Selama ini, warga di Tingkir Lor, memproduksi kain perca yang dibuat untuk gamis, hingga seprai. Produk mereka juga sudah dipesan sejumlah daerah di luar Jawa.

Salah satu pelaku UMKM, Masudah Kholil mengatakan, permodalan sangat penting dalam menjalankan usaha. Sebab keberadaannya sangat mendukung produksi, dan berimbas pada pemasaran.

“Jika pemerintah semakin mempermudah modal pinjaman, atau malah berupa bantuan, tentu kita sangat terbantu. Tentu kita ingin bu Ida menjadikan pemerintah provinsi semakin baik, dan benar-benar amanah,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Ida menerangkan, bahwa keberadaan usaha-usaha seperti ini memang harus mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.

“UMKM bisa menekan angka kemiskinan. Saat ini, angka kemiskinan di Jateng termasuk sangat tinggi. Maka dari itu perhatian pemerintah sangat penting,” katanya.

Sejauh ini, kata dia, tenaga kerja wanita (TKW) di Jateng juga cukup tinggi. Hal ini tak lepas dari minimnya lapangan kerja bagi mereka di daerah asal.

“Jadi mereka harus kerja di luar negeri. Imbasnya juga bisa pada keluarga, karena jarak yang jauh dan waktu kerja yang lama,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *