KEMI Gandeng Pengusaha Jateng Jadi Eksportir

SEMARANG (Asatu.id) – Potensi bisnis di Jawa Tengah kian meningkat, hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya calon eksportir mengenalkan produknya yang akan diekspor. Komuditas barang yang akan diekspor didominasi oleh barang olahan kayu.

Ketua Umum Komunitas Eksportir Muda Indonesia (KEMI) Kustanto kepada Asatu.id, di Semarang, Rabu (7/2), mengatakan pihaknya berusaha mewadahi para pengusaha muda, khususnya yang bergerak di Industri Kecil Menengah (IKM), agar berani memasarkan produk buatan mereka ke luar negeri.

Menurutnya, jika barang sudah dikenal di luar negeri, hal ini akan menumbuhkan tingkat ekonomi yang baik. “Kami hadir sebagai solusi bagi pengusaha muda untuk berkembang dan go internasional melalui produk buatan mereka,” ucap Kustanto seraya menambahkan hingga saat ini KEMI sudah ada di 22 kota seluruh Indonesia.

Kustanto mengatakan eksportir muda Jawa Tengah terus meningkat. Hingga sekarang tercatat 250 orang eksportir muda yang tersebar di beberapa kota, di antaranya Semarang, Solo, Blora dan Jepara. Sementara untuk jumlah anggota di bawah naungan KEMI, mencapai 1.500 orang dan 20% sudah aktif dalam kegiatan ekspor Indonesia.

Dia berharap dengan banyaknya eksportir baru ini akan menumbuhkan ekonomi daerah, diiringi dengan peningkatan lapangan pekerjaan. (Kurnia)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *