BRT Koridor VII akan Lewati Relokasi Pasar Johar

SEMARANG (Asatu.id) – Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perhubungan Kota Semarang akan melaunching Bus Rapid Transit (BRT) Koridor VII pada April mendatang. Nantinya, koridor ini akan melewati kawasan relokasi Pasar Johar di MAJT.

Plt Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang, Ade Bhakti mengatakan, realisasi koridor VII masih dalam tahap persiapan. Saat ini pengurusan surat-surat sudah selesai dan beberapa hari lalu, sudah mulai uji KIR.

“Rencana sedikitnya ada 15 unit BRT bakal melintasi relokasi Pasar Johar MAJT. Saat ini lelang telah dilakukan, diperkirakan satu bulan ke depan telah ada pemenang. Untuk tempat launchingnya direncanakan di kawasan relokasi MAJT,” ujarnya, Sabtu (3/1).

Ade menjelaskan, koridor VII Hanya memiliki satu pool, yakni di terminal Terboyo. Untuk Rutenya, start dari terminal Terboyo, Kaligawe, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Arteri Soekarno Hatta, masuk ke relokasi Pasar Johar MAJT. Selanjutnya keluar menuju Jalan Soekarno Hatta, Jalan Patimura, Bubakan, hingga Kota Lama.

“Setelah itu menuju ke Jalan Pemuda, memutar di Tugu Muda, Jalan Imam Bonjol, Jalan Pemuda (kembali ke rute semula), termasuk kembali ke relokasi Pasar Johar MAJT, selanjutnya kembali ke Terboyo. Total jarak tempuhnya Koridor VII ini 41,6 km,” katanya.

Adanya BRT koridor VII memasuki kawasan relokasi MAJT memang menjadi keinginan para pedagang. Pasalnya, jika moda transportasi ini melewati Pasar Johat dipastikan pusat perdagangan tradisional Kota Semarang akan lebih hidup, karena ramai pembeli.

“Ini sesuai cita-cita Pak Wali Kota agar ada transportasi umum yang masuk ke relokasi Johar MAJT,” tukasnya. (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *