2018, Bus Trans Semarang Gratis untuk Pelajar

SEMARANG (Asatu.id) – Berdasarkan data dari Badan Layanan Umum Unit Pelaksana Teknis Dinas (BLU UPTD) Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang 2016 dan 2017, ada kenaikan jumlah penumpang.

Di antaranya penumpang adalah pelajar, yang mana kenaikan jumlahnya mencapai 25.88 persen. Pada 2016 sebanyak 1.874.65 orang dan pada 2017 meningkat menjadi sebanyak 2.528.503 orang.

Kepala BLU UPTD Kota Semarang Ade Bhakti Ariawan, Kepala BLU UPTD Kota Semarang mengatakan pihaknya akan menyiapkan sebanyak 20 bus khusus untuk anak sekolah/pelajar. “Akhir 2017 lalu Dishub Kota Semarang sudah mengajukan bantuan bus kepada Menteri Perhubungan. Jumlahnya total 67 unit bus di mana 20 di antaranya adalah bus sekolah,” kata Ade, di Semarang, Kamis (1/2).

Komposisi tempat duduk untuk bus sekolah ini nantinya akan berbeda spesifikasi dengan bus BRT, di mana seluruhnya menghadap ke arah depan dengan kapasitas kurang lebih 40 tempat duduk.

“Bus gratis ini bertujuan supaya para pelajar yang saat ini sekolahnya belum terjamah rute BRT, akan dapat beralih (transfer) dari bus BRT ke bus khusus sekolah, begitu juga sebaliknya.Bus sekolah ini tidak dikenakan biaya sedikitpun alias gratis,” ujar Ade..

Untuk  waktu operasinya, Ade masih belum dapat memberikan keterangannya. Namun, kemungkinannya adalah pada 2018 ini.

“Insya Allah tahun ini (2018–red) bantuan bus akan bertahap diserahterimakan dari kemenhub ke Kabupaten/Kota penerima bantuan,” pungkasnya. (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *