Ganjar Berharap Pertamina Bangun Bunker Karimunjawa

SEMARANG (asatu.id) – Kelangkaan BBM di kepulauan Karimunjawa yang hampir kurang lebih sepekan kemarin membuat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengusulkan PT Pertamina untuk membangun tempat penyimpanan stok bahan bakar minyak (BBM) di kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara.

Hal tersebut sebagai langkah antisipasi seringnya keterlambatan penyaluran BBM di daerah tersebut yang dikarenakan cuaca buruk.

“Sudah dua hari yang lalu kami usulkan. Soal teknis berapa nanti kapasitasnya, biar mereka (PT. Pertamina) yang menghitungnya,” ujarnya, Selasa (30/1).

Lebih lanjut Ganjar mengatakan, kedepan PT Pertamina mesti membangun bungker di Karimunjawa untuk ketersediaan dan menyimpan stok BBM. Agar kebutuhan akan BBM masyarakat karimunjawa bisa terus terpenuhi dan tidak terganggu akibat keterlambatan pengiriman BBM.

Ganjar memastikan pengiriman stok BBM saat ini segera dilakukan sembari menunggu informasi cuaca dari BMKG. “Sudah dikoordinasikan dengan Pertamina, besok dipastikan sudah dikirim. Ini sudah proses pengiriman, mestinya hari ini, tapi karena menurut BMKG cuaca di perairan Karimunjawa tidak mendukung, sehingga besok baru bisa dikirim. Mudah-mudahan besok cuacanya bagus

Ganjar menambahakn, saat ini telah berkoordinasi dengan Pertamina terkait pengiriman BBM. “Ini sudah proses pengiriman, mestinya hari ini, tapi karena menurut BMKG cuaca di perairan Karimunjawa tidak mendukung, sehingga besok baru bisa dikirim. Mudah-mudahan besok cuacanya bagus,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Camat Karimunjawa Nor Soleh, pasokan BBM jenis pertalite terakhir diterima pada tanggal 13 Desember 2017. Namun begitu BBM untuk nelayan, kata dia, memang masih tersedia, sedangkan untuk angkutan di darat sudah habis. Sementara itu terkait dengan kebutuhan pokok, ia mengatakan masih mencukupi dan listrik juga masih tersedia.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *