Eks Wonderia akan Jadi Pusat Jasa Niaga dan Penjualan Kerajinan

SEMARANG (Asatu.id) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, rencananya kawasan eks Wonderia yang terletak di Jalan Sriwijaya tersebut akan dipakai untuk pusat jasa niaga dan pusat penjualan kerajinan.

Wali kota yang akrab disapa Hendi ini mengaku, bahwa saat dalam proses negosiasi dengan salayh satu investor yang bersedia mengembangkan kawasan tersebut.

“Hanya saja, kerjasama nantinya tidak dengan Pemkot, melainkan dengan BUMD. Untuk menunjang hal itu, sedang disiapkan berkas administrasinya,” ujarnya, Senin (22/1).

Hendi menjelaskan, untuk pembangunan kawasan tersebut secara keseluruhan pihaknya berharap bisa dilakukan di tahun 2018 ini dan selambat-lambatnya tahun 2019 mendatang.

“Nantinya pusat kerajinan akan di bagian depan yang saat ini berupa lahan parkir. Rencana tersebut sebagaimana keinginan investor yang digandeng oleh Pemkot,” imbuhnya.

Untuk sementara ini, lanjutnya, lahan tersebut dikontrak investor jangka pendek selama empat bulan untuk dipakai pusat kuliner. Sekitar 50 UMKM kuliner pilihan akan mengisi food festival yang akan dimulai Februari besok.

Terkait wacana Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Tengah yang ingin mengambil alih pengelolaan lahan ex Wonderia yang merupakan aset Pemkot Semarang itu, pihaknya mempersilakannya selama investor dari Pemprov lebih bonafid.

“Ya mungkin saja kalau mau diambil Pemprov. Prinsipnya kan lahan itu semua milik negara. Kalau investor dari Pemprov lebih bonafid ya gak apa-apa,”ucapnya. (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *