PKS Semarang Butuh Caleg Muda Generasi Millennial

SEMARANG (Asatu.id) – Menghadapi Pemilu Legislatif tahun 2018, PKS Kota Semarang sudah bersiap melengkapi bakal calon legislatif yang akan di ajukan kepada publik untuk di pilih. PKS Kota Semarang membuka kepada anak muda generasi millenial untuk ikut menjadi kandidat calon legislatif. Hal ini disampaikan oleh ketua DPD PKS Kota Semarang Ari Purbono.

Ari Purbono mengatakan, rekrutmen generasi millennial untuk dijadikan caleg ini dalam rangka kaderisasi politik partai agar muncul tokoh-tokoh muda baru. Kaderisasi politik merupakan tanggung jawab partai politik yang harus dilaksanakan.

“PKS adalah partai kader, kita menginginkan kaderisasi politik berjalan dengan baik, untuk itu anak-anak muda yang kritis dan kreatif perlu kita ajukan, mereka perlu diberikan panggung, karena memang partai politik memiliki fungsi kaderisasi politik,” ungkap Ari.

Ari juga menambahkan, bahwa pemilih pemula dalam pemilu 2019 cukup banyak. mereka yang masih berusia di bawah 30 tahun juga perlu saluran aspirasi, perlu ada representasi dari mereka, sehingga diharapkan dengan adanya caleg dari generasi millennial inimereka ada keterwakilan.

“Agar juga ada keterwakilan dari generasi muda, saya yakin mereka juga punya ide dan gagasan, kita akan berikan kesempatan. Generasi muda yang ingin menjadi caleg, silahkan saja mendaftar, kami terbuka,” Terangnya.

Sekum PKS Kota Semarang Fris Dwi Yulianto mengatakan rekrutmen calon anggota dewan sekarang masih terbuka bagi calon eksternal terutama generasi millenial. Ia berharap disetiap dapil ada caleg muda yang di ajukan.

“Masih sangat terbuka bagi semua yang ingin menjadi Caleg PKS terutama generasi muda millennial, kami memiliki target agar disetiap dapil ada generasi millennial yang di ajukan,” Ungkap Fris.

Fris menambahkan, setiap ada bakal calon legislatif yang mendaftar melalui PKS akan di proses sesuai dengan aturan partai dan akan dinilai oleh tim kelayakannya. Fris menegaskan caleg yang di munculkan harus benar-benar memiliki kualitas.

“Tentu saja bagi yang mendaftar sebagai bakal calon legislatif di PKS akan di nilai oleh tim, kita tentu tidak ingin memunculkan caleg yang tidak memiliki kapasitas dan kemampuan, karena caleg nantinya akan menjadi wajah partai,” jelas Fris. (riska fara)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *