3 Hari Jateng Dilanda Cuaca Ekstrem, Warga Diimbau Waspada

SEMARANG (asatu.id) – Masyarakat di Jawa Tengah diminta waspada terkait hujan lebat yang datang tiba-tiba. Cuaca ekstrem diprediksi menghantam sejumlah wilayah di Jateng pada 13-15 Desember 2017.

Prakirawan dari Stasiun Meteorologi Ahmad Yani, Triyotomo, mengatakan cuaca ektrim terjadi adanya tekanan rendah di perairan tenggara Filipina dan sebelah timur Jawa Timur.

Hal tersebut, lanjutnya, mengakibatkan konvergensi angin dan area belokan angin, sehingga meningkatkan pertumbuhan awan hujan.

“Aliran massa udara yang basah dari barat juga menjadikan tidak stabiilnya kondisi udara di sekitar Jateng menjadi,” ujarnya, di Semarang, Rabu (13/11).

Triyotomo menjelaskan, wilayah Magelang, Purwodadi, Karanganyar, Surakarta, Sukoharjo, Blora, Sragen, Klaten, Pati, Boyolali, Mungkid Bumi Ayu, dan  Majenang Wonogiri berpotensi diguyur hujan lebat selama tiga hari ke depan.  “Daerah itu juga berpotensi dihantam angin kencang dan puting beliung,” ujarnya.

Dia menambahkan masyarakat serta otoritas transportasi darat maupun udara  diimbau waspada akan bahaya kilat dan petir saat turun hujan hingga menyebabkan banjir dan longsor.

“Waspada terhadap genangan yang bisa muncul di jalan raya, rel kereta api, dan bandara juga jangan berlindung di bawah pohon,” pungkasnya. (Isan)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *