Tumbuhkan Ekonomi Semarang, Pariwisata Jadi Andalan Baru

SEMARANG (asatu.id) – Pariwisata diharapkan bisa menjadi sektor andalan baru dalam upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi di Kota Semarang. Hal tersebut mencuat dalam Seminar “Outlook Ekonomi Kota Semarang Tahun 2018 Menuju Semarang Hebat”, di Hotel Dafam, Semarang, Rabu (13/12). Kegiatan ini diselenggarakan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Semarang.

Kabid Perekonomian Bappeda Kota Semarang Pitoyo Tri Sutanto mengatakan, seminar ini merupakan salah satu upaya dari Pemerintah Kota untuk menjaring masukan-masukan dari stakeholder untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tahun 2018.

“Salah satu yang menjadi catatan kami dari diskusi ini, yakni pengoptimalan sektor pariwisata yang harus dilakukan di tahun 2018. Dari situ nanti kita padukan dengan dinas terkait,” ujarnya.

Pakar Ekonomi Unika Soegijopranto Angelina Ika Rahutami menyebutkan, faktor pemicu pertumbuhan ekonomi Kota Semarang adalah upaya perizinan dan pelayanan. Dia berharap, di tahun 2018 nanti perizinan dan pelayanan di Kota Semarang agar ditingkatkan.

“Pertumbuhan ekonomi Kota Semarang saat ini mencapai 5,7 persen lebih tinggi dari Provinsi Jawa Tengah, sehingga hal ini mesti ditingkatkan di tahun 2018,” imbuhnya.

Sementara itu, Perwakilan dari Bank Indonesia Andi Raina Sari menerangkan, di tahun 2018 nanti, Pemerintah Kota Semarang mesti melakukan dobrakan yang lebih signifikan dengan menggarap sektor lain, seperti kepariwisataan seperti pembentukan kampung tematik, yang menampilkan ciri khas Semarangan.

“Untuk kontruksi pembangunan hotel di Semarang menandakan jika iklim investasi di kota ini cukup baik. Tapi, tiga sektor utama masih mendominasi pertumbuhan ekonomi di Semarang ini dilihat dari sektor infrastruktur dan keberadaan bandara, pelabuhan dan konektivitas jalan tol,” tukasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *