Awal Maret Bantaran BKT Bersih Bangunan Liar

SEMARANG (asatu.id) – Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto menyatakan mulai Januari 2018 hingga awal Maret 2018 merupakan proses pemindahan para penghuni bantaran BKT. Adapun Senin (11/12) merupakan sosialisasi terakhir terhadap penghuni bantaran Banjir Kanal Timur terkait siap ditempatinya Pasar Klithikan Penggaron Kecamatan Pedurungan.

Fajar menegaskan, tidak akan ada prioritas khusus penghuni bantaran BKT untuk bertahan, tanpa kecuali. Hal tersebut karena Pemerintah Kota Semarang sudah menyediakan lahan pengganti.

“Kalau yang memiliki usaha PKL maka mereka akan ditempatkan di Pasar Klithikan Penggaron, sedangkan yang lainnya bila tidak memiliki tempat tinggal, maka mereka disediakan tempat di rumah susun sewa,” ujarnya.

Dikatakannya, awal Maret sepanjang bantaran BKT sudah harus bersih dari bangunan liar. Lalu, normalisasi BKT segera dilaksanakan oleh BBWS (Balai Besar Wlayah Sungai) Pemali Juana. Pengerjaan proyek normalisasi BKT dimulai dari utara ke selatan.

Sementara itu, Ketua Forum PKL resmi 96 Dion Kartadika memohon agar para PKL yang berada di antara Jembatan Kartini ke arah selatan 1000 meter agar dipertahankan menempati lahan tersebut. “Kami tidak menghalangi pembangunan, tetapi hanya memohon agar para PKL resmi 96 tidak dipindah ke Pasar Klithikan Penggaron. Kami sejak saat menempati sini hingga sekarang para PKL belum pernah ngunduh  hasil,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *