Satgas Dana Desa Terima 10.972 Aduan

SEMARANG (asatu.id) – Pengawasan Progam Nasional Dana Desa dilakukan dengan ketat oleh Satgas Dana Desa, lantaran sampai saat ini masih banyak aduan penyelewengan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Satgas Dana Desa seusai Rapat Koordinasi Nasional GMPK di Emerald Sapphire Room Lantai 7, Hotel Horison, Bubakan, Semarang, Jumat (24/11).

Mantan wakil Ketua KPK ini menyebutkan sebanyak 10.972 laporan pada akhir Oktober 2017 diterima satgas. “Laporan yang diterima oleh satgas dana desa datang baik resmi maupun media sosial,” ujarnya

Menurutnya, aduan penyelewengan dana desa baru ditangani 30%,  itu pun belum maksimal karena masih ada pengaruh kepentingan politik dan pengamanan dalam penyelesaianya.

“Kami tetap, laporan aduan terkait dana desa ini akan kami tindaklanjuti serius ke pihak terkait agar penyelewangan dapat diminimalisir,” tuturnya.

Dia mengajak Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) untuk menjadi pendamping desa atau menjadi warga yang peduli dengan penggunaan anggaran dana desa.

“Kita akan melakukan pembinaan dan pelatihan dalam 9 tim dari 3 kabupaten meliputi 6 pendampingan kordinator wilayah, 2 tenaga ahli kecamatan pendamping 1 orang untuk 4 desa dibantu Babin Kamtibmas agar pihak terkait tidak salah menggunakan dana desa,” pungkasnya. (isan)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *