Lewat TOT, Ombudsman Ingin Masyarakat Proaktif

SEMARANG (asatu.id) – Sebanyak 30 peserta dari perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), NGO, rekan – rekan forum media, komunitas maupun mahasiswa di perguruan tinggi mengikuti Training of Trainer (ToT) yang digelar oleh Ombudsman perwakilan Jawa Tengah (Jateng) di Hotel Horison Semarang, Selasa (21/11).

Acara yang dikemas dengan diskusi santai itu merupakan cara ombudsman untuk melatih masyarakat bagaimana menyampaikan pengaduan tehadap kinerja pelayanan publik daerah.

“TOT ini kami ingin bagaimana partisipasi masyarakat dalam aduan pelayanan publik daerah benar – benar diakomodir oleh penyelenggara negara,” kata Plt. Kepala Ombudsman RI Kantor Perwakilan Jateng, Sabarudin Hulu.

Menurut Sabarudin masyakarat perlu dilibatkan dalam penyusunan program kebijkan, evaluasi sampai pemberian penghargaan atas kebijakan pelayanan publik sehingga pelayanaan yang dibuat daerah dapat dijalankan optimal.

“Seperti tadi dalam diskusi ada masyakarat tentang seperti Jaminan Kesahatan, Prona maupun pungli Kami berupaya mengakomodir keluahan keluahan itu dengan pendampingan, sehingga ada pemahaman dari masyarakat tentang kinerja ombudsman sebagai pengawasan internal,” pungkasnya. (isan)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *