Desember, Pedagang Buku Kawasan Stadion Diponegoro Pindah

SEMARANG (asatu.id) – Desember tahun ini, Dinas Perdagangan Kota Semarang akan melakukan pemindahan terhadap pedagang buku yang berada di kawasan Stadion Diponegoro Kota Semarang ke lantai tiga Pasar Bulu.

Sebelumnya, Dinas Perdagangan telah menawarkan kepada para pedagang buku untuk menempati Pasar Peterongan, namun tawaran tersebut ditolak. Para pedagang menolak untuk dipindah ke Pasar Peterongan karena lahan di Pasar Peterongan tidak cukup untuk mereka tempati.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto, mengatakan sudah melakukan sosialisasi kepada para pedagang terkait rencana relokasi tersebut. “Tiga bulan yang lalu ketua paguyuban sudah kami sampaikan untuk di Pasar Peterongan, tetapi menolak. Lha ini beberapa pedagang telah siap menempati di Pasar Bulu Lantai Tiga,” ujar Fajar, Kamis (16/11).

Pihaknya mengaku, minggu depan akan kembali melakukan sosisalisasi kepada para pedagang buku yang menempati kawasan Stadion Diponegoro. “Sudah kita lakukan dua kali (sosialisasi), dan beberapa pedagang ada yang menghendaki di Pasar Bulu, ini besok kami sosialisasikan lagi kapan mereka mau menempati,” imbuhnya.

Terkait pemindahan, jika pedagang buku tidak segera pindah dari kawasan Stadion Diponegoro, dikhawatirkan pedagang nantinya tidak memiliki lokasi untuk  menjajakan bukunya jika sewaktu-waktu pihak TNI melakukan pembangunan di lokasi tersebut.

“Tanah di sana kan pastinya suatu saat pasti dibangun oleh Kodam, lha mumpung masih ada tempat untuk segera menempati Pasar Bulu,”tukasnya. (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *